Artikel Penyakit : Gejala Penyakit Hepatitis

Di dunia Barat, terjadi peningkatan penderita sirosis hati (Hepatitis) di kalangan wanita. Penyebabnya, kebiasaan minum yang tak sehat.

“Jika Anda minum alkohol lebih dari dua gelas sehari, akan menderita kerusakan hati dalam 30 tahun. Sementara jika sekarang minum alkohol tak terkendali, kerusakan itu akan terjadi lebih awal,” ujar Profesor Paul Haber dari Sydney’s Royal Prince Alfred Hospital, Australia.

Sirosis hati terjadi saat terbentuk jaringan luka sebagai respon terhadap kerusakan beruntun pada sel hati. Perlukaan itu disebut fibrosis, yang mengganggu aliran darah dan menghambat kerja hati dalam menjalankan fungsi kekebalan tubuh, pencernaan, mencegah pembekuan darah, dan memproses alkohol serta racun lain.

www.Gochiindonesia.wordpress.com

Apa gejalanya?
Tidak ada gejala awal yang jelas kelihatan pada sirosis hati. Sirosis terjadi hanya ketika kerusakan sudah parah. Tanda-tanda keparahan itu:

1.    Kulit dan bagian putih mata berwarna kekuningan.
2.    Kelelahan.
3.    Sakit di perut bagian kanan atas.
4.    Nafsu makan dan berat badan berkurang.
5.    Perdarahan karena kemampuan pembekuan berkurang.
6.    Kaki atau perut membengkak.
7.    Payudara membesar pada laki-laki.
8.    Timbul jerawat merah di telapak atau di tangan.

Bagaimana terapinya?

1.    Belum ada pengobatan untuk sirosis. Anda dapat menghentikan perlajuan penyakit dan mengembalikan kerusakan hati jika berobat sedini mungkin.
2.    Hentikan konsumsi alkohol, mengobati Hepatitis B dan C, olahraga, dan diet untuk mengontrol berat badan dapat mengembalikan sejumlah efek sirosis. Itu nasihat Prof. Jacob George, hepatolog dari Sydney’s Westmead Hospital.
3.    Obat dapat diberikan kepada orang-orang tertentu. Bila penyakit hati itu sudah dalam stadium akhir, harapan terakhir adalah transplantasi.
4.    Transplantasi hati tak bisa dijalani pasien yang menderita sirosis gara-gara kebanyakan minum alkohol dan masih melanjutkan kebiasaan buruk itu.
5.    Sirosis meningkatkan risiko kanker hati dan peningkatan itu bergantung pada penyebab penyakitnya

* Bagaimana cara meningkatkan kesehatan anda dengan baik? silahkan lanjut ..

Semoga bermanfaat, sehat, bahagia dan sukses selalu.

Advertisements

Artikel Kesehatan : Antioksidan Cegah Kemandulan

Infertilitas atau ketidaksuburan yang disebabkan oleh faktor genetik tentu sulit dicegah. Namun, kemandulan yang disebabkan oleh hal-hal di luar genetik, seperti gaya hidup dan pola makan, sangat mungkin untuk dicegah.

“Makanan biasanya ada zat oksidannya dan itu mengganggu proses reproduksi. Karena itu sebaiknya mengonsumsi makanan tambahan atau suplemen yang mengandung antioksidan,” kata dokter spesialis Andrologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Dr dr Wahyuning Ramelan, SpAnd(K) di Jakarta.

Kondisi emosi yang stres dan kebiasaan merokok akan memengaruhi kesehatan dan jumlah produksi sperma pun akan berkurang atau menurun. “Kalau pun kemudian punya anak maka angka kejadian cacat bawaan pada bayi yang dilahirkan meningkat dibandingkan dengan yang tidak terpapar rokok. Jadi ada baiknya mengurangi rokok,” kata Wahyuning Ramelan.

www.Gochiindonesia.wordpress.com

Bahkan pada perempuan yang merokok atau perpapar asap rokok akan membahayakan kesehatan janin. Begitu pun pola konsumsi makanan, dianjurkan agar mengonsumsi makanan sehat dan menghindari makanan berpengawet.

Tidak hanya itu, Prof Dr dr Ali Baziad, SpOG(K) dari Brawijaya Women & Children’s Hospital Jakarta mengatakan bahwa tidak hanya menghindari makanan yang mengandung oksidan dan berhenti merokok, yang harus dihindari juga adalah medan elektromagnetik.

“Contohnya medan elektromagnetik yang dipancarkan handphone. Tentu ada akibat buruknya. Saya saja bicara menggunakan handphone selama satu jam, kepala langsung pusing,” kata Ali Baziad.

Untuk laki-laki, kata Wahyuning Ramelan, juga diharapkan untuk menghindari penyakit menular seksual. Penyakit ini bisa mengakibatkan infertilitas pada laki-laki karena infeksi tersebut menyumbat saluran keluar sperma, bahkan sampai merusak spermatogenesis (proses pembentukan sperma).

Radiasi pun dapat merusak spermatogenesis. Mungkin saja bisa sekadar penurunan infertilitas, tetapi dapat sampai terjadi kemandulan.

“Jadi jika ingin mendapat momongan, yang terpenting, jalani pola hidup sehat, makan makanan yang bergizi baik, hindari paparan medan elektrostatik, elektromagnetik, hindari rokok, dan silakan menambah antioksidan,” tegas Wahyuning Ramelan.

Artikel Kesehatan : Mengapa Kita Perlu Comfort Food?

Dalam situasi yang membuat fisik, atau mood kita menurun, seringkali kita mencari comfort food, atau makanan yang membuat kita nyaman secara psikologis. Pada saat kita mengalami nyeri haid, misalnya, kita merasa mual dan perut kembung, namun kita sedang merasa lapar. Biasanya kita mencari makanan berkuah yang panas, untuk menghilangkan rasa mual dan kembung itu.

Pada beberapa orang jenis makanan yang dicari akan berbeda, karena kita memiliki pandangan yang berbeda tentang comfort food ini. Saat Anda menginginkan mi instan panas untuk mengatasi perut kembung (meskipun mungkin bukan mi instan yang akan membuat perut Anda sembuh), teman Anda mungkin menginginkan buah-buahan yang mengandung banyak air. Pada saat stres, teman Anda yang lain mencari pelepasan dengan memakan es krim atau Opera Cake.

www.Gochiindonesia.wordpress.com

Pencari comfort food juga cenderung menginginkan makanan yang mengandung gula dan lemak.

Para peneliti dari Cornell University, yang dikepalai oleh profesor dari jurusan Ekonomi dan Manajemen, Brian Wansink, menyatakan bahwa makanan yang kita cari biasanya berhubungan dengan mood. Peneliti merekrut beberapa orang untuk memilih apakah ingin menonton film sedih (Love Story) atau film happy (Sweet Home Alabama). Tim Profesor Wansink mendapati bahwa partisipan yang menonton Love Story memakan lebih banyak popcorn yang dibubuhi mentega daripada yang menonton Sweet Home Alabama. Penonton film yang dibintangi Reese Witherspoon ini lebih memilih ngemil anggur.

Para peneliti Cornell juga berspekulasi bahwa orang-orang yang bahagia selalu ingin memelihara mood positif mereka, sehingga mereka mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang bila mencari comfort food. Perasaan ngebet terhadap makanan tertentu ini diarahkan oleh mood mereka; mereka memilih makanan bergizi yang sehat. Sedangkan orang-orang yang sedih mencari comfort food yang dapat mengatasi perasaan murung mereka. Salah satu alasan mengapa makanan bisa memberi rasa nyaman adalah karena snack yang mengandung gula atau lemak dapat memberikan mereka eforia secara kilat, yang membuat mereka merasa baikan. Begitu mereka terlalu banyak makan, akhirnya malah terjadi eating disorder.

“Meskipun kita mencari comfort food saat sedih atau bahagia, kita cenderung makan lebih banyak saat merasa sedih,” demikian menurut Profesor Wansink.

Orang menghubungkan makanan pemberi kenyamanan ini dengan kenangan yang indah, orang-orang yang mereka cintai, atau perasaan yang ingin ditangkap kembali. Bukan makanannya yang menyediakan kenyamanan, namun perasaan yang distimulasikan makanan tersebut. Hal ini dapat dipengaruhi oleh kebiasaan di masa lampau. Jika ibu Anda biasa memberikan Anda sup makaroni panas atau kue bolu bikinannya sendiri saat Anda sakit atau kecewa karena sesuatu hal, kelak Anda akan mendambakan makanan tersebut saat Anda mengalami situasi buruk tersebut.

Penelitian Profesor Wansink melibatkan 1.005 pria dan wanita. Ketika diminta menyebutkan comfort food favorit mereka, mayoritas (tak disebutkan berapa persentasenya) mengatakan es krim.

Pilihan makanan kedua dan ketiga menunjukkan bahwa pada dasarnya pria dan wanita menginginkan makanan yang berbeda. Wanita cenderung memilih makanan yang manis-manis seperti cokelat atau cookies, sedangkan pria lebih suka makan besar yang panas seperti pizza atau pasta. Pilihan makanan ini juga menggambarkan bagaimana kepribadian mereka, menciptakan suatu sinergi antara pribadi tersebut dengan makanan. Contohnya, dibandingkan wanita, pria lebih suka mencari steak untuk membuat nyaman, karena itu mencerminkan kesan pribadinya yang macho.

Anda sendiri, apa makanan yang bisa menenangkan Anda?

Artikel Kesehatan untuk Sukses Diet

Maksud hati ingin berdiet, apa daya tawaran menyantap makanan lezat yang “menggoda iman” seringkali mengancam kesuksesan diet kita. Siapkan diri untuk menghadapinya berkat teknik tipuan dari dr. Phaidon L.Toruan, berikut ini:

www.Gochiindonesia.wordpress.com

1. Tipuan frekuensi
Kesalahan terbesar dalam diet adalah dengan mengurangi frekuensi makan menjadi cuma sekali dalam sehari. Hal ini menyebabkan metabolisme tubuh turun dan tubuh sulit membakar lemak. Inilah yang menyebabkan diet dengan makan sekali dalam sehari menjadi gagal. Siapa yang akan tahan kalau setiap hari tubuh menjadi lemas, tak energik, dan malah bertambah gemuk.

Karena itu, ganti frekuensi makan menjadi 5-6 kali sehari. Hanya saja syaratnya makanan yang dikonsumsi adalah makanan sehat dan rendah kalori. Porsinya pun dikurangi. Penelitian menunjukkan hal ini sangat membantu membakar lemak tubuh.

2. Tipuan di pesta
Pesta identik dengan makanan enak dan lezat. Dan, enak berarti makanan manis, gurih, asin, minyak, dan garam. Bagaimana menyiasatinya agar undangan pesta tak mengganggu program diet kita? Pertama, dari rumah sedapat mungkin isi perut dengan makanan diet Anda. Sehingga di tempat tujuan Anda lebih bisa memanfaatkan waktu bersosialisasi dengan teman ketimbang sibuk mengambil makanan.

Kedua, bila tak dapat mengonsumsi makanan dari rumah, tetapkan tujuan utama Anda setelah tiba di pesta adalah meja saji buah-buahan atau salad. Isi penuh piring dan habiskan.

3. Tipuan air
Tahukah Anda bahwa sensasi kenyang sebenarnya dipersepsi otak bila lambung kita teregang karena terisi materi. Dengan membuat lambung teregang, kita bisa membantu memberi sensasi kenyang pada otak. Tidak harus dengan makanan, tapi dengan air. Anda bisa dengan sadar meminum lebih dahulu 2-3 gelas besar air putih sebelum menghadapi makanan enak.

Bagi Anda yang suka makan malam dalam jumlah besar, konsumsi susu rendah lemak agar perut penuh dengan air yang kaya protein, khususnya protein susu yang mengandung kasein. Kasein ini akan menggumpal dan memberi sensasi kenyang sementara kalori yang masuk sedikit.

Sumber: Fat-Loss Not Weight-Loss, Gemuk Tapi Ramping
dr. Phaidon L.Toruan, MM

5 Kebiasaan Sehat yang Tidak Boleh Dilewatkan

Ada beberapa kebiasaan buruk kita yang harus diubah untuk membuat tubuh lebih sehat. Contohnya, menerapkan pola makan yang sehat, cukup istirahat, dan berolahraga. Namun ada beberapa hal baik yang juga tidak boleh dilewatkan. Anda pasti ingin tahu apakah kebiasaan-kebiasaan baik itu, dan apa sebabnya.

Melewatkan sarapan. Para ahli gizi memang mengatakan bahwa sarapan penting untuk memberi energi bagi Anda sepanjang hari. Sarapan yang cukup juga membuat Anda tidak terpacu untuk makan sebanyak-banyaknya pada siang hari. “Melewatkan sarapan sebagai strategi untuk mengurangi berat badan itulah yang salah, menyebabkan Anda makan berlebihan belakangan,” ujar David Katz, M.D., seorang associate professor dari jurusan Kesehatan Masyarakat di Yale School of Public Health.

www.Gochiindonesia.wordpress.com

Perlu diingat juga bahwa apa yang dimakan lebih penting daripada kapan memakannya. Seringkali orang juga mengambil menu sarapan yang salah, seperti nasi goreng, nasi Padang, atau makanan lain yang berlemak, bersantan, dan berjumlah besar. Sarapan seperti ini hanya membuat kita mengantuk. “Tunggu sampai Anda merasa lapar, lalu ambillah sesuatu yang bergizi,” tutur Katz.

Memeriksa kondisi payudara sendiri setiap bulan. Hal ini disarankan para ahli kandungan dan kebidanan untuk mengetahui apakah ada kelainan, seperti benjolan pada payudara. Menurut Christy Russell, M.D., Kepala Breast Cancer Advisory Group of the American Cancer Society, kita tak perlu melakukannya sesering itu. Beberapa percobaan klinis menunjukkan bahwa wanita yang melakukan breast self-exam (BSE) tidak berarti akan sembuh dari kanker payudara jika mereka menemukan benjolan daripada yang tidak melakukan. “Jika benjolan tersebut cukup besar sehingga dapat Anda rasakan, berarti tumor itu sudah berkembang daripada jika hanya dapat ditemukan melalui mamografi lebih awal, yang akan mengurangi kesempatan Anda untuk bertahan,” katanya.

BSE juga meningkatkan kemungkinan yang salah: sebuah percobaan klinis mendapati bahwa wanita yang melakukan BSE justru meningkatkan dua kali lipat tingkat biopsi dibanding yang tidak melakukan. Lebih baik Anda mulai menjadwalkan mamogram setiap tahun begitu memasuki usia 40 tahun. Sedangkan wanita yang mewarisi gen kanker payudara atau keluarga dalam tingkatan pertama dengan penyakit tersebut disarankan mulai mendapatkannya antara usia 25 dan 30 tahun. Hanya saja, memang, memeriksa sendiri juga baik dilakukan karena Anda lebih mengenal payudara Anda sendiri sehingga dapat menangkap jika terjadi perubahan.

Mengonsumsi multivitamin setiap hari. Jika Anda sudah menerapkan pola makan yang sehat, lebih baik berhemat dengan tidak membeli terlalu banyak multivitamin. Belum ada bukti bahwa multivitamin membantu (atau merusak) kesehatan kita, demikian menurut National Institutes of Health. Namun jika Anda tidak makan dengan benar, adalah suatu kesalahan jika Anda lalu bergantung pada vitamin untuk memenuhi kebutuhan gizi utama. Sebab, vitamin tidak menyediakan keuntungan yang cepat seperti yang Anda dapatkan dari makanan sehat yang mengandung vitamin, mineral, serat, dan lain sebagainya. Bila mengonsumsi sudah menjadi kebiasaan, Anda boleh kok menghentikannya.

Bertahan di dalam rumah jika udara di luar dingin atau hujan. Berada di luar ketika hujan atau angin dingin bertiup kencang, atau dalam keadaan rambut masih basah sehabis keramas, tidak akan membuat Anda flu, kecuali Anda berada di tempat tersebut selama berhari-hari. Jika Anda merasa kedinginan hingga gemetar, silakan masuk ke rumah untuk menghangatkan badan. Gemetar adalah suatu tanda bahwa tubuh Anda mengalami stres karena suhu tubuh Anda turun, yang menyebabkan Anda mudah terkena virus. Sebaliknya, bila Anda terus berada di dalam ruangan yang lembab juga tidak sehat. Buka jendela, dan biarkan udara bersih masuk.

Tidak makan setelah pukul 19.00. Ini resep diet yang dianjurkan banyak orang. Menurut Tara Gidus, R.D., juru bicara American Dietetic Association, metabolisme yang mengendur saat malam hanyalah mitos. Rahasia mengenai turunnya berat badan Anda adalah tidak mengonsumsi satu pint ice cream setelah makan banyak kalori dalam sehari. Gidus menyarankan menyantap snack dengan 100-150 kalori, seperti apel atau segenggam almond, untuk menjaga gula darah Anda stabil sepanjang malam. Dengan demikian Anda tidak akan terbangun dalam keadaan sangat lapar

Artikel Kesehatan : Rahasia Ramping Perempuan Jepang

Penelitian menyebutkan, belajarlah dari Asia, terutama dari wanita Jepang. Yaitu dengan menerapkan resep ramping dan awet muda mereka, seperti yang dipaparkan oleh Naomi Moriyama dalam buku Japanese Women Don’t Get Old or Fat.

Pola makan rumahan. Cobalah menu hidangan ala dapur Tokyo, yang banyak menyajikan masakan dari ikan, sayuran, nasi, kedelai, mi, teh, dan buah. Semuanya diolah dengan cara sederhana. Cita rasanya yang khas berasal dari minyak kanola, bawang, wortel, dan bokchoy. Tetapi, perlu kurangi sodium (yang merupakan kandungan dalam garam), menurut Lilian Cheung, RD, DSc, Direktur Health Promotion and Communication di Department of Nutrition, Harvard School of Public Health.

www.Gochiindonesia.wordpress.com

Setiap orang dianjurkan untuk mengonsumsi sekitar 2.300 mg atau setara 1 sendok teh garam setiap hari. Anda bisa memperoleh alternatif untuk membuat hidangan lebih beraroma, seperti memaksimalkan bahan herbal atau bumbu dapur lainnya. Beberapa orang lebih memilih menggunakan garam dari air laut yang telah mengalami proses penguapan. Garam jenis ini tidak mengandung aluminium dan aromanya yang kuat membuat pemakaian jadi lebih sedikit.

Lahap apa saja. Asalkan dalam porsi kecil. Menurut T Colin Campbell dari Cornell University, makanan Asia paling aman disantap kala sedang menurunkan berat badan.

Sering berolahraga. Tak perlu muluk-muluk. Cukup dengan berjalan kaki sebanyak mungkin dan sesering mungkin.

Artikel Kesehatan : Disfungsi Ereksi

Selain penyakit kardiovaskular, disfungsi ereksi (DE) atau ketidakmampuan seorang pria mencapai dan atau mempertahankan ereksi untuk sanggama yang memuaskan juga disebabkan oleh kekurangan testosteron atau testosterone deficiency syndorme (TDS) dan sindroma metabolik (metabolic syndrome).

Demikian dikatakan oleh Androlog Nugroho Setiawan di Jakarta. “Metabolic syndrome menyangkut penyakit jantung, hipertensi, diabetes, depresi, testoterone deficiency syndrome, dan kolesterol tinggi,” kata Nogroho.

Ia menjelaskan, mereka yang terkena penyakit jantung berisiko dua kali terkena DE, hipertensi 1,5-2 kali, diabetes 3-4 kali, depresi, 2-3,5 kali, TDS 1,5-2 kali, dan kolesterol tinggi sebanyak 4 kali.

www.Gochiindonesia.wordpress.com

Menurut Nugroho, TDS merupakan keadaan ketika produksi testosteron dari testis tidak cukup. Berkurangnya hormon ini akan mengakibatkan terganggunya metabolisme, disregulasi insulin (tingkat kadar gula darah abnormal), kolesterol tinggi serta hipertensi. Pada akhirnya akan mengarah pada penyakit diabetes melitus dan jantung.

“Testosteron sendiri terdiri dari: testosteron terikat globulin atau SHBG (60 persen), testosteron terikat albumin (38 persen), dan testosteron bebas (2 persen), yang aktif adalah albumin dan bebas,” ugkap Nugroho. Menurutnya dengan bertambahnya usia, testosteron aktif semakin menurun, sedangkan SHBG semakin tinggi. Akibatnya, seseorang akan semakin berisiko terkena TDS.

Nugoroho menambahkan bahwa testosteron sendiri merupakan hormon seks pria yang paling penting. Bagi orang dewasa, hormon ini berperan penting untuk meningkatkan gairah seksual, pembentukan otot dan pengurangan massa lemak dan menaikkan vitalitas.